Jurnal Mei: Kemaruk instal game, lipstik Jung Saem Mool

Libur telah tiba, antara hore dan memble. Selama dua minggu ke depan ekspedisi penuh dan agenda penuh acara bersama keluarga untuk merayakan Idul Fitri. Sementara banyak pesanan yang harus dikirim. Untungnya plaza online tempatku bernaung memberikan perpanjangan waktu pengiriman. Tapi aku pun gak bisa berleha-leha, sebab pelanggan pasti menunggu, uang pun tertahan di plaza.

Mau gak mau, barang pesanan ini harus segera dikirim.

Ini laptop hampir masuk peti es karena penyakit overheat padahal spec ram dan prosesor lumayan mumpuni bagi gamer. Akhirnya aku kirim dia ke toko dan servis AJC. Mereka bilang penyakit overheat ini bisa sembuh dengan cleaning fan. Biaya servis 250,000 untuk cleaning fan. Aku menyetujuinya lalu laptop pun diservis selama 24 jam. Pagi-pagi aku segera menjemput itu laptop karena gak sabar menikmati laptop segar setelah diservis.

Kemaruk bahagia, aku pun menginstal permainan EA games seperti sims dan simcity. Aku mencoba permainan lainnya, tapi permainan maxis ini cukup mampu membunuh waktu srlama liburan tanpa harus mengabaikan tugas prioritas.

Permainan EA Games bisa didapat via Origin.

Aku mengunduh beberapa games simulasi dari Origin seperti sThr Sims, Simcity, dan Cities Skylines. Entahlah bisa atau tidak dijalankan diblaptop ini, namun aku harus mencobanya hari ini supaya tahu apakah servis cleaning fan merupakan solusi overheat atau tidak.

Lieblings memerikan buah tangan berupa lipstik Jung Saem Mool. Aku senang! dan warnanya pas di bibir.

Enjoy me time: dapat balon dari SPG dan pesan Java Chip

Panas gila pokoknya sampai kangen berat sama hujan. Iced americano bakal meredakan kegerahan tapi Java Chip tampak menggiurkan. Jadi kita pesan itu sekalian brownies kopi, hmmm lecker lecker…

Pas jalan-jalan melihat pameran,kami disamperin oleh SPG dan cosplayer yang membawa banyak balon. Lantas mereka memberi dia satu balon berwarna biru, thank you yah kakak. Nongkrong di sini gak begitu nyaman karena asli nih cuaca gak bersahabat. Mereka tadi dah makan ikan bakar dan perut kenyang membuat kita ngantuk. Mereka ingin segera sampai di rumah. Tersisa satu brownie, lalu aku pun meminta paper bag kepada pelayan. Nih brownie masih utuh sebab porsinya juga besar.

Panas-panas begini paling enak ngendon di rumah ya kan?

Kata-kata motivasi 02

Motivasi diri hari ini agar kita terbiasa berpikir positif, bisa digunakan sebagai motivasi karir, motivasi bisnis bagi entrepreneur, motivasi kehidupan, atau motivasi belajar. Semoga bermanfaat yah… dan jangan lupa sampaikan komentar kamu di sini. Jika ini bermanfaat bagi kerabat kamu, silahkan berbagi okay…

Motivasi hari ini 02

Motivasi diri hari ini agar kita terbiasa berpikir positif, bisa digunakan sebagai motivasi karir, motivasi bisnis bagi entrepreneur, motivasi kehidupan, atau motivasi belajar. Semoga bermanfaat yah… dan jangan lupa sampaikan komentar kamu di sini. Jika ini bermanfaat bagi kerabat kamu, silahkan berbagi okay…

 

Miko bertemu dengan dokter hewan

Mumpung masih jam 8 pagi, aku buru-buru ke bank untuk bertemu dengan customer service. Keramahan mereka membangkitkan semangat 45, beneran. Pak satpam yang ramah dan sopan membuat aku ingin datang lagi ke sini. Di situ ada meja di mana kita bebas mengambil minuman, tapi aku gak haus. Aku butuh proses yang cepat dan mereka mau membantu, syukurlah.

Setelah ini mau bawa Miko ke petshop sekaligus klinik hewan. Miko harus dimandikan dan aku berharap pak dokter bisa mengobati penyakit yang diderita Miko. Kasihan, kulitnya berdarah-darah dan gak nafsu makan. Miko melewatkan musim kawin di klinik sementara Mochi merajalela mengejar jantan. What should I do? sudah panggilan alam.

Kata dokter, si miko ini kena penyakit kulit. Lalu dia meresepkan salep yang harus dioleskan dua kali sehari. Ada tablet vitamin kunyah untuk membantu regenerasi kulit. Miko… aku juga butuh vitamin untuk regenerasi kulit loh, biar awak awet muda Ko…

Terus pak dokter ngasih si Miko obat anti alergi dan anti biotik. Miko harus menenggak obat ini dua kali sehari. Pak dokter membekalkan aku sebuah spuit sebagai alat pemberian obat kepada Miko. I can do this, Miko, let’s do this together. Total perawatan Miko sebesar 300k udah termasuk mandi. Terakhir, pak dokter menyarankan aku untuk membeli shampo anti jamur khusus buat Miko.

Kok Miko terkena penyakit kulit?

Pasalnya nih Miko kucing blasteran, bukan ras asli melainkan campuran. Dia melanglang buana menelusuri jalan, mendaki gunung, melewati lembah, agar lepas dari majikan terdahulu. Awalnya dia nongkrong di atas genteng, lalu menyusup masuk untuk mencuri makanan Mochi. Setelah dua minggu menjadi penyusup akhirnya dilegalkan menjadi kucing peliharaan kami. Mochi gak senang sebab jatah makanannya terbagi padahal kami akan menyediakan dua piring untuk mereka. Kucing-kucing di rumah ini gak pernah dikandang, mereka berkeliaran ke luar bebas berburu dan bermain ke mana saja termasuk Miko. Sekitar dua minggu belakangan kulit Miko mengelupas lalu berdarah. Aku gak memotret penderitaannya, kasihan. Setelah mendapat perawatan dari dokter, kondisi Miko membaik. Menggaruk-garuk menjadi lebih jarang sekarang. Seminggu lagi Miko dijadwalkan lagi ke dokter hewan untuk memeriksa kondisi kulitnya.

Ini bukan yang pertama kalinya Miko mendapat perawatan. Bulan pertama di rumah, Miko muntah-muntah sampai lemas akibat hilang nafsu makan. Dia sempat gak pulang-pulang tiga hari. Aku pikir dia sudah mati, ternyata dia balik lagi karena kelaparan. Mungkin dia galau yah… putus cinta atau apalah.

Cepat sembuh ya Miko…

Bulan perdana si Mochi dan masak Mie ayam

Semakin dibaca semakin pusing. Otak ini seperti kerja rodi mencari-cari data yang terkubur bertahun-tahun. Kadang aku merasa kasihan juga dengan otak ini. Tapi gimana yah… Kalo gak dilatih berpikir, maka aku bakal pikun sebelum waktunya. Kebanyakan mikir malah bikin botak. Hadeuuuhhh…

Seharian ini asli gerah banget, cuaca panas tak berangin. Pendingin ruangan pun kerja rodi. Kucing-kucing di rumah ini juga gak kalah sibuk donk… Ini musim kawin, si jantan meraung menunjukkan eksistensi sementara si betina melongo, mencari-cari siapa pemilik suara gagah itu.

Kucing betina kami bernama Mochi. Bulan ini adalah bulan perdana baginya. Tapi sayang, dia gak bisa memilih mana jantan yang ganteng keren, mana yang berkurap. Too bad… Padahal kami berharap anak kucing imut lucu hadir meramaikan suasana.

Tetanggaku ada yang jago bikin mie ayam, asli enak. Kelihatannya dia sibuk banget sampe gak jual mie ayam lagi padahal mie ayam dia cocok di lidah dan homemade. Di kulkas superindo ternyata ada mie ayam dan pangsit, surprise banget. Keinginan menyantap mie ayam tak tertahankan, sementara aku gak pandai sama sekali memasak mie ayam. Warung mie ayam, tetanggaku yang jago masak mie ayam, kalian semua TOP saluuuttt. Akhirnya aku beli deh ini bahan-bahan menu mie ayam daripada kebawa mimpi.

Masak mie ayam gimana sih?

I dunno… I just do it. Campur aduk semua bahan lalu disantap sambil nonton variety show lawas Shinhwa Broadcast. I love them a llllllottt. Mie ayam acak kadut bikinanku yeaaaahhh, rasanya? out of my imagination hahah.

Too many information, got hectic.

Got to sleep earlier coz tomorrow never dies. Need to wash… Need to hydrate. Please wait a little longer, Miko.

Awal mula terjun ke penata rias

Awal mula terjun ke dunia penata rias itu dimulai tahun 2015, ketika anakku yang ke dua berumur setahun. Aku pikir, ini adalah profesi yang memang sejalan dengan hobi aku yaitu menggambar. Lagian anak dah dua, jadi aku kudu cari kegiatan yang gak menyita waktu kebersamaan dengan keluarga. So aku pilih kursus tata rias di kampung aku… kampung aku tuh di kota Medan hehehehe…

Aku kursus di sana selama tiga bulan, khusus untuk pengantin. Waktu itu set kosmetik yang dianjurkan tetap PAC yah, aku pun melengkapi set kosmetik untuk rias pengantin secukupnya. Gak perlu lengkap kap kap, yang penting untuk dasar-dasar rias pengantin dah mumpuni kosmetiknya, seperti gambar di atas. Aku beli beautycase biar bawanya enak, eh gak taunya berat. Aku beli kuas di pasar tradisional, murah, eh gak tau canggih. Sampe sekarang aku masih pake set kuas itu, kayak keramat gitu bagi aku.

Dikit-dikit lama kelamaan jadi bukit, awalnya cuma punya set kosmetik PAC seadanya, sekarang dah punya sampai ke Artistry, MAC dan Urban decay. Namun kuas, tetep pake yang dulu, yang belinya di pasar tradisional. Canggih punya itu… ahahhaa…

Gak ada kata terlambat. Sampe tua renta juga kita masih perlu belajar. Dah ahli sekalipun masih perlu belajar. Gak ada kata berhenti kalo orang yang lapar ilmu. Cuma kita pilih ilmu yang bermanfaat buat dunia dan akhirat, kerjaan yang halal, makanan pun yang halal. insyaAllah hidup kita pun dilindungi Allah SWT.

Yah sama-sama belajar… sama-sama mengingatkan ya kan…