Jurnal mei: lebaran hari ke 2

Lebaran hari ke dua di Bandung sebaiknya berangkat pagi-pagi, minimal jam delapan lah supaya gak terjebak macet.

Rencana mau ke utara dirubah ke arah timur, berharap ada wisata di wilayah sumedang. Memang ada, namanya kampung wisata ciherang. Kami dapatkan infonya di google. Melewati cikeruh menuju sumedang namun gak ada restoran yang buka. Kalaupun ada, ramai banget! Sampai gak dapat tempat duduk. Akhirnya merubah tujuan wisata lagi yaitu ke kiarapayung dan benar saja di sana gak ada restoran yang buka. Waktu menunjukkan pukul tiga sore namun kami semua belum makan. Akhirnya diputuskan balik ke bandung melewati tol Toha demi menghindari macet. Sesampainya di bandung jam lima sore, kami pun memilih sambara untuk makan siang sekaligus makan malam.

Melelahkan karena itu kesalahan. Kita berangkat dari rumah udah jam sebelas.

Jurnal mei: ke jakarta kan kembali

Hanya seminggu di kota ini. Kota wisata namun kumuh di banyak tempat. Aku harus mengatakan kenyataan pahit ini, suka atau tidak. Dago cukup bersih dan pedestrian banget namun jika ditelusuri arah barat yang banyak tempat wisata justru kumuh, sampah di mana-mana seperti gak ada tukang sapu diterjunkan oleh pemerintahnya. Itu pahit, namun masih lebih pahit lagi kopi americano.

Perjalanan ke jakarta pasti melelahkan, kami pun butuh gula dan kafein. Kami berharap bisa tidur selama di perjalanan meskipun kemacetan itu pemandangan yang cukup indah. Yep.

Ini asupan gula dan kafein dari mister kopi di daerah Dago. Cangkir gede! Porsinya banyak! Entahlah apa bisa dihabiskan dalam waktu setengah jam?!

Jurnal mei: piknik ke barat

Tadi malam aku nonton “bring it on” mulai dari serial 2000 sampai serial 2007 gegara nonton Ariana Grande “thank you next”. Dari semua cerita Bring it On, serial 2000 yang diperankan oleh Kirsten Dunst adalah yang paling seru. Jam satu malam, nih mata dah gak kuat. Akhirnya aku tidur tanpa lelap. Nanti malam bakal nonton legally blondies, melanjutkan nostalgia gegara Ariana Grande.

Pagi ini kudu bangun cepat karena mau piknik ke bandung barat. Kemacetan ibarat momok dari segala penjuru. Tapi harus dihadapi karena sayang anak.