Jurnal mei: lebaran hari ke 2

Lebaran hari ke dua di Bandung sebaiknya berangkat pagi-pagi, minimal jam delapan lah supaya gak terjebak macet.

Rencana mau ke utara dirubah ke arah timur, berharap ada wisata di wilayah sumedang. Memang ada, namanya kampung wisata ciherang. Kami dapatkan infonya di google. Melewati cikeruh menuju sumedang namun gak ada restoran yang buka. Kalaupun ada, ramai banget! Sampai gak dapat tempat duduk. Akhirnya merubah tujuan wisata lagi yaitu ke kiarapayung dan benar saja di sana gak ada restoran yang buka. Waktu menunjukkan pukul tiga sore namun kami semua belum makan. Akhirnya diputuskan balik ke bandung melewati tol Toha demi menghindari macet. Sesampainya di bandung jam lima sore, kami pun memilih sambara untuk makan siang sekaligus makan malam.

Melelahkan karena itu kesalahan. Kita berangkat dari rumah udah jam sebelas.

Jurnal mei: ke jakarta kan kembali

Hanya seminggu di kota ini. Kota wisata namun kumuh di banyak tempat. Aku harus mengatakan kenyataan pahit ini, suka atau tidak. Dago cukup bersih dan pedestrian banget namun jika ditelusuri arah barat yang banyak tempat wisata justru kumuh, sampah di mana-mana seperti gak ada tukang sapu diterjunkan oleh pemerintahnya. Itu pahit, namun masih lebih pahit lagi kopi americano.

Perjalanan ke jakarta pasti melelahkan, kami pun butuh gula dan kafein. Kami berharap bisa tidur selama di perjalanan meskipun kemacetan itu pemandangan yang cukup indah. Yep.

Ini asupan gula dan kafein dari mister kopi di daerah Dago. Cangkir gede! Porsinya banyak! Entahlah apa bisa dihabiskan dalam waktu setengah jam?!

Jurnal Baru tahun 2019, dari buah tangan.

Lieblings membeli beberapa jurnal 2019 dari Korea sebagai buah tangan. Senang banget pas menerima oleh-oleh itu, termasuk si cupcake.

Warnanya jurnalnya pink pastel, ada gambar-gambar kucing lucu, untuk si cupcake juga sama desainnya. Namanya cowok ya gak mau ribet pilih-pilih barang yak…

Omong-omong, twrima kasih atas buah tangannya, Huey.

Sarapan western, dua jam kemudian minta nasi

Anak mah maunya ini-itu, kita ortunya ngikutin kemauan mereka. Minta sarapan roti berselai, dibikinin. Minta sarapan cornflakes, disediain. Minta sarapan muesli, disediain… tapi…

Pagi tadi sunshine dan cupcake sarapan cornflakes dan susu. Tapi kenyataannya orang Indonesia kudu makan nasi baru lah kenyang. Gak heran, begitu tuh bayi 8 bulan langsung disuguhkan bubur nasi. Huhuyyy Indonesia banget dah…

Bagi cupcake dan sunshine, keju juga gak nendang. Malah waktu umur setahun disuguhin keju, eh malah mencret. Hiks… emang ndeso betul. Yah merakyat banget dah.

Dua jam kemudian mereka berdua minta makan nasi. Oke deh… kebetulan tadi masakin nugget dan sop buat cadangan menu sarapan, sapa tau pengen nambah. Eh beneran ludes meskipun sunshine ogah makan sop. Apa kata kamu aja deh nak…

Bulan perdana si Mochi dan masak Mie ayam

Semakin dibaca semakin pusing. Otak ini seperti kerja rodi mencari-cari data yang terkubur bertahun-tahun. Kadang aku merasa kasihan juga dengan otak ini. Tapi gimana yah… Kalo gak dilatih berpikir, maka aku bakal pikun sebelum waktunya. Kebanyakan mikir malah bikin botak. Hadeuuuhhh…

Seharian ini asli gerah banget, cuaca panas tak berangin. Pendingin ruangan pun kerja rodi. Kucing-kucing di rumah ini juga gak kalah sibuk donk… Ini musim kawin, si jantan meraung menunjukkan eksistensi sementara si betina melongo, mencari-cari siapa pemilik suara gagah itu.

Kucing betina kami bernama Mochi. Bulan ini adalah bulan perdana baginya. Tapi sayang, dia gak bisa memilih mana jantan yang ganteng keren, mana yang berkurap. Too bad… Padahal kami berharap anak kucing imut lucu hadir meramaikan suasana.

Tetanggaku ada yang jago bikin mie ayam, asli enak. Kelihatannya dia sibuk banget sampe gak jual mie ayam lagi padahal mie ayam dia cocok di lidah dan homemade. Di kulkas superindo ternyata ada mie ayam dan pangsit, surprise banget. Keinginan menyantap mie ayam tak tertahankan, sementara aku gak pandai sama sekali memasak mie ayam. Warung mie ayam, tetanggaku yang jago masak mie ayam, kalian semua TOP saluuuttt. Akhirnya aku beli deh ini bahan-bahan menu mie ayam daripada kebawa mimpi.

Masak mie ayam gimana sih?

I dunno… I just do it. Campur aduk semua bahan lalu disantap sambil nonton variety show lawas Shinhwa Broadcast. I love them a llllllottt. Mie ayam acak kadut bikinanku yeaaaahhh, rasanya? out of my imagination hahah.

Too many information, got hectic.

Got to sleep earlier coz tomorrow never dies. Need to wash… Need to hydrate. Please wait a little longer, Miko.